Senin, 14 Desember 2020

Cabe-cabean: The Untold Stories



Judul:
 Cabe-cabean: The Untold Stories
Penulis: Stanley Meulen
Penerbit: Lovable
Hlm: 210
Tahun: Mei 14th, 2014
Rating: 2/5
Format: Paperback
Sinopsis:

Cabe-cabean The Untold Stories:   
Sepanjang investigasi yang gue lakukan, ternyata banyak banget hal-hal yang belum diketahui orang banyak, bahkan gue sendiri. Ternyata Cabe itu nggak bisa 'dipake', Cabe nggak 'nyari duit', dan Cabe itu bukan prostitusi terselubung. Yang perlu lo semua tau, Cabe itu nggak nge-drugs.

Berdasarkan data di lapangan yang gue temui, ternyata Cabe itu rata-rata anak sekolah; SMP 30%, SMU dan SMK 70%. Nah loh, bisa gitu? Ya bisalah, karena banyak Cabe yang lahir karena sering di-bully di sekolahnya. Ada yang mencari kebebasan dan pencarian jati diri, karena terkekang dalam keluarga yang kolot. Dan ada yang lahir karena faktor tekanan ekonomi (ingin gaya, tapi standar sehingga cari produk yang murahan). Hal yang aneh, ada Cabe yang muncul karena berawal dari curhatan adek-kakak di sekolah. Ini yang lo semua perlu tahu.

Tahu nggak kalau Cabe memiliki perbedaan berdasarkan demografisnya? Tahu nggak kalau Cabe itu punya ciri khas dari gadget, jajanan, hobi, hiburan, tempat nongkrong, musik, karakter, dan fashion-nya? Atau, jangan-jangan malah lo termasuk salah satu di antara mereka tanpa lo sadari, karena lo sering nge-bully mereka?

Gue yakin, sampai saat ini sedikit sekali media yang mengulas apa yang gue jelaskan di atas. Paling Cuma tahu kalo Cabe suka pake tanktop, baju warna terang, tahu gejrot pake tusuk gigi lima, naik motor boncengan bertiga, dan nongkrong di balapan motor liar. Ya, kan! Bahkan, banyak orang dan media yang salah kaprah tentang Cabe itu sendiri. Biar lo nggak salah kaprah, di buku ini akan dijelaskan dari A sampai Z tentang Cabe yang belum lo ketahui dan jarang diungkap. So, silakan kaget kalo lo baca buku ini. Oh iya, di dalam buku ini juga akan dijelasin apa itu Joki, Mami Cabe, Ratu Cabe, dan Terong-terongan.



Oke, sebenarnya ini buku uda lawas banget, sewaktu terms 'Cabe-cabean' mulai hits beredar. Review ini saya tulis nggak lama setelah buku ini terbit di tahun 2014 tapi reviewnya sengaja tidak saya post di blog kala itu karena saat itu saya ingin mengkhususkan blog ini hanya untuk buku fiksi. But, it's the end of 2020 now, and I've had a couple non-fiction book reviews since then. Might as well I posted this one. Kali aja ada degem-degem yang belum tahu apa itu cabe-cabean hehe.

So, here we go..


Dari sinilah saya baru tahu, ada ya yang beneran niat nyari tahu soal fenomena ini dan membukukannya. Haha.. bagi kalian yg ingin tahu lebih mendalam soal cabe-cabean, yuk baca buku ini. Kalau sudah susah dicari, atau males nyari bukunya, baca aja review saya hehehe.

Buku ini terdiri dari 4 segmen (kalo ga salah, maaf lupa). Intinya, mulai dari awal bagaimana fenomena ini muncul, identik dengan apa, lalu mulai dilakukan penelusuran lebih mendalam, penulis cuma bertanya ke salah satu anggota geng motor, dan salah satu "cabe" yang jadi 'tetua' dan sangat dihormati cabe-cabean. Dan terakhir kesimpulan serta pengkategorian cabe-cabean yang beredar di Jakarta.

Saya pernah sih baca 10 fakta tentang cabe-cabean yang beredar di internet, tapi yang lumayan berbobot dari buku ini, ya itu, adanya investigasi ke pelaku yang bersangkutan langsung. Sayangnya, apabila dijadikan sumber penelitian atau survei yaa, masih kurang lah. Soalnya cuma ada dua narasumber yang diinvestigasi, walaupun mereka memang yang paling "berpengaruh" tapi untuk penelitian mendalam rasanya masih kurang (iyalah, memangnya ini skripsi, wkwk).

Menggunakan kertas kualitas bagus dan berwarna membuat buku ini tampak oke dan lebih mahal dari yang seharusnya. Hanya saja, bagi yang berminat untuk mengkoleksi ya boleh lah dibeli untuk bahan referensi. Selamat membaca

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...