Sabtu, 19 Mei 2012

The Struggle

Judul: The Struggle (The Vampire Diaries #2)
Penulis: L.J. Smith
Penerbit: HarperCollins
Tahun: 1999
Hlm: 320
Format: ebook
Rated: 3/5

Sinopsis
The Struggle:
A Love Triangle of Unspeakable Horror...

Damon
Determined to make Elena his queen of darkness, he'd kill his own brother to possess her.

Stefan
Desperate for the power to destroy Damon, he succumbs to his thirst for human blood.

Elena
Irresistibly drawn to both brothers, her choice will decide their fate.

The terrifying story of two vampire brothers and the beautiful girl torn between them.

Review

Damon mulai mendekati Elena dengan maksud dan tujuan yang jelas, ingin menjadikan Elena miliknya seorang. Sementara itu Elena semakin mencintai Stefan. Ia berusaha keras mengatasi sendiri gangguan Damon tanpa melibatkan Stefan. Tarik ulur kisah cinta Damon-Elena-Stefan adalah salah satu poin utama dalam novel ini. 

Elena kerap memimpikan Damon dan dalam mimpinya Elena sangat menyukai cowok itu. Hal tersebut membuatnya jengah. Sehingga ketika bertemu langsung dengan Damon ia selalu menghardik cowok itu, berusaha mengenyahkan pikiran aneh-aneh karena ia yakin cowok yang ia cintai adalah Stefan. 

The Struggle bisa dibilang jauh lebih baik daripada The Awakening. Selain deskripsi yang lebih padat, karakter Elena pun terlihat berkembang. Tidak sedangkal dan se-bitchy di The Awakening. Justru Elena disini terlihat goyah dan tidak percaya diri seperti dulu, mungkin di pengaruhi stres menumpuk akibat khawatir orang-orang yang ia sayangi akan disakiti.

Selain itu yang menarik dalam seri kedua The Vampire Diaries ini adalah interaksi Elena dan Damon. Diluar dugaan atmosfirnya terasa mirip dengan interaksi yang biasanya saya tonton di serial televisinya. Elena menjadi lebih ekspresif, witty, dan menampilkan sisi insecurenya. Sementara itu Damon tetap dengan bad boy act yang penuh kejutan sehingga chemistry kedua tokoh disini membangun suasan akrab dari perdebatan seru. 

Sayang sekali kehadiran Stefan disini sedikit sekali tapi saya tidak keberatan karena saya #TeamDamon sejak awal. Keterlibatan teman-teman Elena seperti Bonnie dengan sihirnya dan Caroline bersama Tyler yang berniat mensabotase Stefan jauh lebih sering muncul dibandingkan Stefan. Atau mungkin karakter mereka jauh lebih menarik sehingga Stefan menjadi wallflower dalam buku ini. Anyhow, can't wait to read the Fury and see what will happened to Elena and Damon.

My review for the series
#3 The Fury
#4 Dark Reunion

12 komentar:

  1. kayaknya Oky lagi ngebut baca Vampire Diaries ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. oky ngebut bikin reviewbuku berseri *kabur*

      Hapus
    2. Hehe, iyaaa ini ringan banget kok.. kurang 'dalam' nih novelnya jadi cepet bacanya.

      Hapus
  2. Endingnya Elena ama siapa s?
    Toss ama Oky, pendukung Damon juga.. Apalagi di TV Series yang jadi Damon-nya ganteng =P

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hm, kalo baca2 spoiler sih endingnya Elena sama Damon. Cuma blm tau nih.. hehe, masih penasaran juga :P

      Iya, si Ian ternyata beneran pacaran sama Nina pula.

      Hapus
  3. Semoga sama Damon ^^
    Damon-nya ganteng, si Ian Somerhalder itu (gak tau bener gak pengejaan namanya)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaaaaa amiiin. Go Delena #TeamDelena

      Di serial TVnya tuh Ian dan Nina oke banget deh. Percikan asmaranya sampai kelihatan gitu padahal karakter mereka blm pacaran :P

      Hapus
  4. memang belum terbit terjemahan Indonesianya, Ky?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau yg The Struggle (TVD #2) aku kurang tau, tapi kalo The Awakening (TVD #1) sudah ada mas Tezar :P

      Hapus
  5. eh, ini yang vampire siapa sih? Elena ya? *nggak tahu sama series ini, bahkan serial tv-nya :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang Vampire itu Salvatore borther: Damon dan Stefan :D

      Hapus
  6. Aku belum pernah baca bukunya... sepertinya seri nya lumayan banyak ya kak?

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...